Rabu, 27 April 2011

Menyambut World Book Day 2011 - Sudahkah kita menjadi bangsa pembaca?

World Book Day

Mungkin tidak banyak yang tahu (termasuk saya) bahwa sejak tahun 1995 tanggal 23 April ditetapkan oleh UNESCO sebagai Hari Buku Sedunia (World Book Day) yang bertujuan untuk menggiatkan masyarakat dunia untuk membaca dan menghargai buku. 23 April diambil dari festival Catalonia, yaitu tradisi bangsa Spanyol di Catalonia yang juga bertepatan dengan St. George’s day dimana pada festival tersebut, pria memberikan mawar untuk wanita yang dicintainya sedangkan sebagai  timbal balik, kaum wanitanya memberikan buku. 23 April juga tanggal lahir atau kematian penulis-penulis besar seperti Shakespeare (Hamlet), Miguel de Cervantes (Don Quisote), Inca Garcilaso de la Vega, Josep Pla, Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejia Vallejo dan Halldor Laxness.

Budaya Literasi di Indonesia

Lalu seberapa besar ya budaya literasi bangsa ini? Yah begitulah.. masih sangat rendah. Berbagai surveypun membuktikan. Minat baca anak SD di Indonesia ranking 36 dari 40 Negara (PIRLS) , untuk mendapatkan informasi,  Orang lebih memilih menonton TV (85,9%) dan/atau mendengarkan radio (40,3%) ketimbang membaca koran (23,5%) (BPS 2006), kemampuan membaca murid-murid kelas 4 SD urutan ke 29 dari 30 negara (IAE 1992)

Menurut Sabarudin Tain, Ketua komunitas Minat Baca Indonesia. Berdasarkan hasil terakhir tahun 2009 Perbandingan penduduk dan surat kabar di Indonesia sangat jomplang  1:43, artinya jumlah penduduk mencapai 207 juta jiwa sementara surat kabar hanya 4,8 juta. Kalah jauh dibandingkan negara-negara Asia lainnya seperti Malaysia (1:1,81) , Jepang (1:1,74), bahkan India (1:38,4)

Hal ini diperparah dengan angka buta huruf yang masih cukup tinggi Menurut Republika, pada akhir tahun 2010 diperkirakan tersisa 8,3 juta orang (4,79 persen), sedikit lebih baik dibanding 2009 yang mencapai 8,7 juta orang (5,3 persen). Dari jumlah itu sebagian besar penduduk berusia di atas 45 tahun (70-80 persen) dan berjenis kelamin perempuan (64 persen).

Manfaat Membaca

Dengan memiliki kegemaran membaca banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh. Menurut DR. Aidh Abdullah Al-Qarni, pengarang buku La Tahzan (Jangan Bersedih), ada 10 manfaat yang bisa kita dapatkan yaitu

1.    Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan
2.    Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
3.    Dengan sering membaca, seseorang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
4.    Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
5.    Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan mengingkatkan memori dalam pemahaman.
6.    Dengan sering membaca seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana.
7.    Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya, baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya di dalam hidup.
8.    Keyakinan seseorang akan bertambah ketika dia membaca buku-buku yang bermanfaat.
9.    Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia,. Dengan sering membaca, seseorang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai model kalima.
10.    Lebih lanjut lagi, ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis di antara baris demi baris (memahami apa yang tersirat).

Penyebab rendahnya minat baca

Penyebab rendahnya minta baca di Indonesia memang kompleks dan multifaktorial. Berikut akan kami bagi menjadi beberapa point penting.


[1] Faktor orangtua

Tidak adanya stimulasi dini yang cukup dari orangtua agar anaknya gemar membaca. Kadang mereka terlalu sibuk bekerja sehingga tidak sempat untuk mendidiknya dengan baik.
Seringkali orangtua melarang anaknya untuk membaca cerita bergambar, komik. menganggap anaknya malas belajar dan bodoh Padahal komik bisa menjadi pintu masuk bagi anak untuk mengembangkan imajinasi, serta ragam bacaannya tingkat yang lebih luas dan tinggi. Karena apa yang dibaca sesungguhnya mengikuti perkembangan wawasan, cara berfikir, dan kebutuhan pembacanya.
Banyak orangtua yang tidak paham akan pentingnya membaca, keteladannya minim sehingga anak tidak dididik agar gemar membaca. Tidak ada akses bahan bacaan yang cukup memadai di dalam rumah. Tidak ada penciptaan suasana bahwa membaca itu menyenangkan

[2] Faktor perpustakaan

Di Indonesia hanya 1% lebih sedikit sekolah yang mempunyai perpustakaan. Dan secara kuantitas dan kualitas seringkali tidak memadai. Tidak update dan koleksinya tidak terawat sehingga usang dan berdebu. Kalau sudah begini bagaimana anak akan suka membaca.

Perpustakaan kurang  kreatif dan promotif jadi ya tetap terkesan membosankan coba dibuat inisiatif seperti book-café, atau dengan event kreatif seperti seminar, pelatihan untuk membaca cepat, pelatihan untuk menulis. Jadikanlah lingkungan perpustakaan begitu nyaman dan menyenangkan.

[3] Kurikulum

Anak-anak sering mengalami trauma dalam tahap pramembaca atau post membaca. Diberi bacaan yang tidak sesuai dengan tingkat perkembangannya. Misalnya belum-belum anak sudah diberi bahan bacaan tanpa gambar, tulisannya kecil-kecil. Sehingga menimbulkan pengalaman yang traumatik

Tidak terintegrasinya antara kurikulum dan kewajiban membaca buku. Di Luar Negeri setiap murid ada  semacam bahan bacaan wajib yang harus mereka baca.  perbandingan jumlah buku yang dibaca siswa SMA di 13 negara, termasuk Indonesia. Di Amerika Serikat, jumlah buku yang wajib dibaca sebanyak 32 judul buku, Belanda 30 buku, Prancis 30 buku, Jepang 22 buku, Swiss 15 buku, Kanada 13 buku, Rusia 12 buku, Brunei 7 buku, Singapura 6 buku, Thailand 5 buku, dan Indonesia 0 buku!

Solusi

Untuk solusinya memang memerlukan kerjasama dari berbagai elemen. Mulai dari orangtua, hendaknya membiasakan sekaligus member teladan bagi putera-puterinya untuk membaca. Misalkan untuk usia dini anak mulai diperkenalkan dengan apa yang namanya buku. Mungkin berupa cerita bergambar sambil bercerita. Memori indah ini akan membentuk kebiasaan untuk membaca di kemudian hari

Untuk pemerintah berkolaborasi dengan dunia pendidikan, media massa dan gerakan masyarakat untuk mencari sponsor dari pihak swasta yang memang concer dengan dunia pendidikan dalam mendirikan sudut-sudut baca tau perpustakaan-perpustakaan kecil. Bisa dari swadaya masyarakat itu sendiri. Expose media berkaitan dengan budaya literasi dengan hadiah-hadiah menarik juga setidaknya dapat menarik minat baca masyarakat.

Untuk perpustakaan daerah mestinya ada dana dari pemda setempat juga menggandeng perusahaan-perusahaan swasta untuk melakukan inovasi baik dari pelayanan maupun infrastruktur. Misalkan saja di perpustakaan kota Surabaya. Sudah bagus seperti dalam perpustakaan juga diputar music-musik klasik atau kadang juga top 40 untuk merangsang otak kanan (Quantum Learning), ada fasilitas wi-fi, dan sering ada event-event menarik serba gratis seperti Kelab Penulis Cilik, Parenting Class, Workshop Indonesia Bercerita, Kelab penulis muda dsb. Artinya perpustakaan membuka seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas yang ada. Selain itu juga ada program perpustakaan keliling dan sebagainya.  Salut untuk perpustakaan kota Surabaya

Untuk perpustakaan sekolah hendaknya selalu update. Difasilitasi oleh pemerintah maupun pihak pendidikan. Dibuat nyaman dan menyenangkan. Dan bila berhasil, akan menciptakan iklim penerbitan buku yang ideal untuk pihak penerbit sendiri maupun penulisnya.

Saya yakin bila masyarakat Indonesia gemar membaca dan menulis, suatu saat Indonesia akan menjadi bangsa berdikari (Berdiri di atas kaki sendiri). Selamat membaca! (@astu_MD)

Reference





Minggu, 24 April 2011

"You stupid people! Istri itu disayang Pak bukan dipukuli!"

Suatu ketika ada seorang laki-laki datang tergopoh-gopoh datang ke UGD. Kebingungan.

“ Ya. Pak Bisa dibantu? “ akupun bertanya kepadanya
“ Ini dok istri saya sakit mata apa bisa periksa dengan asuransi ini “
“Oh iya Pak. Silakan!”

Lalu ia menuju ke pintu keluar lalu kembali sambil mengantar istrinya. Istrinya sekitar umur 29 tahun, ia datang sambil menggendong anak laki-lakinya yang seolah tak mau lepas darinya. Mata kirinya lebam, bengkak dan kemerahan. Raut mukanya datar dan cenderung menahan marah dan sedih. Gigi serinya juga sedikit goyang

“Ini, Pak istri saya tidak sengaja terkena benturan helm!” bersikeras ia berusaha meyakinkan.

Dalam hati saya seolah menggeleng2 kepala, mengelus dada, gigiku gemeretak menahan marah.  Astaghfirullah. Masih ada saja suami primitif kayak begini. Bertutur dengan tangan. Sudah jelas-jelas istrinya habis dipukul. Lingkaran lebam karena helm tidak akan menimbulkan luka seperti itu!karena mata terletak aman di dalam rongga orbita. Kata dr. Nalini spKJ “pola-pola KDRT memang klasik. Jadi saat marah ia memukul akan tetapi lambat laun ia akan merasa bersalah memohon-mohon istrinya untuk memaafkannya, mengantarkannya untuk berobat. Tapi percaya deh suatu saat ia akan mengulangi perbuatannya”

Orang seperti ini sakit jiwa, psikopat dan sulit untuk sembuh. Sering lho orang-orang seperti ini di UGD. Dan alasannya macem2 ada yang kebentur helm, jatuh dari tangga, kebentur pintu. Dan si istri biasanya tetap bertahan. Memilih untuk menderita. Alasannya klasik, karena takut tidak bisa membiayai lah, takut anaknya berpisah dari Bapaknya lah.. wanita seperti ini sangat perlu dukungan. Saat ini sebenarnya perempuan sudah dilindungi oleh UU No.23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hukumnya pidana dengan sanksi 6 bulan hingga 2 tahun 6 bulan penjara plus pembatasan gerak pelaku dari korban dan kewajiban mengikuti program konseling. Jadi seorang perempuan yang mendapat kekerasan fisik, psikis, seksual atau penelantaran sebenarnya dapat langsung melaporkan ke polisi atau LSM Perlindungan Perempuan. cek di link ini  http://keluargarachman.wordpress.com/2007/12/05/kekerasan-dalam-rumah-tangga-kdrt/  untuk mengetahui tentang step-step yang harus dilakukan.

Kami tahu terkadang masalahnya kompleks, Jangan merasa bersalah karena perempuan mempunyai hak untuk bebas dari rasa takut dan penindasan. Janganlah anda aniaya diri sendiri ( @astu_MD)

Sabtu, 23 April 2011

Biografi Paket Hemat dan alasan ikut workshop

Assalamualaikum Wr.Wb
Bismillahirrohmaanirrohiim.

Nama saya unik dan dijamin nggak ada yang ngembarin ASTU ANINDYA JATI, yah kalau melihat namanya aja pasti orang mengira gender saya female.. gpp sudah biasa kok. Saya seorang dokter yang kalau di rumah sakit sering dipanggil dengan ‘dok’ yang haduh kalau bukan native speaker yang mengucapkan akan menimbulkan salah arti yang sangat tidak mengenakkan.. tp juga gpp karena sudah biasa.

Bicara tentang passion. Ada 3. Yang pertama berhubungan dengan sumpah Hipokrates yang dahulu saya ucapkan saat diwisuda “ Demi Alloh saya bersumpah akan membaktikan diri untuk kemanusiaan “  yaitu berkomunikasi dengan pasien, menuliskan resep sambil memberikan sugesti postif, the placebo effects. Saya sangat tahu bahwa keefektifan obat juga tidak terlepas dari keyakinan pasien untuk sembuh.

Yang kedua, adalah menulis. Yak hidup saya berubah total setelah saya membaca sebuah buku Happy Writing karya guru  virtual saya Andreas Harefa. Kalimat-kalimatnya sangat amat begitu provokatif sekali. sehingga saya terbakar untuk menulis dan menulis dan menulis.. Bakat terpendam sudah ada siy sejak kelas 3 SD. Sudah mbuat Diary untuk mencatat pengalaman sehari-hari yang kadang juga saya beri gambar biar lebih artistik lengkap dengan to do list, daftar film yang sudah ditonton, daftar barang yang mau dibeli, jadwal ibadah, kata-kata mutiara, dan potongan lirik2 lagu semuanya saya satukan di loose leaf… waks banyak yang bilang kebiasaan saya ini tidak lazim.. tapi justru itulah yang saya cari. Saya TIDAK ingin menjadi orang yang so-so alias biasa-biasa saja. Saya Harus berbeda. Tapi yang positif lho ya!

Passion yang ketiga adalah fotografi . kemana-mana selalu bawa kamera saku.. You’ll never know what kind of good moments in the future.. Obsesif untuk punya Canon EOS 1D lalu pergi keliling dunia.

Alasan saya ingin ikut Workshop | How to Show Ur Personal Brand with Your Own Media | adalah saya ingin lebih meningkatkan kemampuan menulis sekaligus menambah ilmu tentang Socmed dan personal branding, memperkuat karakter dan kepercayaan diri. Saya ingin membuat posting-posting dan tweet yang lebih berkualitas..  Lebih kepada sharing apa yang ada di otak saya.. syukur-syukur kalo berefek samping follower sama blog visitornya nambah hehe..

~@astu_MD~

Jumat, 15 April 2011

Bahaya Kemunafikan Khotbah Jum’at 15 April 2011

Khotbah Jum’at 15 April 2011 / Ust. H. Saiful / Masjid besar Baitul Fatah

Marilah kita bersama-sama meningkatkan rasa taqwa kita. Yaitu menjalankan perintah-perintahnya dan menjauhi segala larangan-larangannya. Dengan bertaqwa maka akan kita raih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Tema kali ini yaitu Siapakah orang-orang yang rusak di duniadan akhirat? Yaitu orang-orang munafik.  Orang-orang yang menampakkan keislaman shalat, zakat, haji tapi kesemuanya hanya sebatas kedok belaka.

Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman (QS 2:8)

Ada 4 perkara penyebab orang menjadi munafik 2 diantara adalah : yang pertama didorong adanya tekanan/ kepentingan untuk menyesuaikan diri dengan sekitarnya dan yang kedua, paling berbahaya jadi berpura-pura menjadi muslim akan tetapi diam-diam merong-rong dan memiliki dendam terhadap kejayaan kaum muslimin

Bila kita melihat sejarah Pada zaman Umar Bin Khattab RA ada seorang majusi Abu Lu’lu’ yang berpura-pura masuk Islam agar dapat membalaskan dendam terhadap sang Khalifah. Ia membunuh Umar Bin Khattab disaat Umar menjadi Imam Shalat Shubuh bersama kaum muslimin lainnya. Membunuh 13 kaum muslimin lainnya dan akhirnya menggorok lehernya sendiri.

Ada pula Utsman bin Affan RA. Yang dibunuh oleh kaum yahudi munafik Abdullah bin Saba’ saat membaca Al-Qur’an yaitu dengan cara mengadu domba sesame kaum muslimin dan begitu pula contoh-contoh yang lainnya

Saking membahayakannya kaum munafiqin ini, Sehingga Nabi memperbolehkan untuk memerangi kaum ini. Menurut Al-Qur’an Ada beberapa ciri yang bisa kita lihat
[1] Saat berkumpul dengan umat muslim mereka mengaku iman tapi bila sudah berkumpul dengan kawan-kawan syaithan nya maka ia mengatakan bahwa ia hanyalah berpura-pura
Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: ‘Kami telah beriman’. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: ’Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok’ (QS. Al- Baqarah : 14)

[2] orang munafik ini sering berpura-pura. Mudah berubah pendiriannya, plin-plan dan selalu dihantui rasa ragu dan was-was

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu'min) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu (QS 57:14)

[3] Orang-orang munafik tidak rela dengan kejayaan Islam, saat melihat Islam makin Jaya maka ia akan bertambah sakit dan rongrongannya akan semakin menjadi-jadi

"Di dalam hati mereka ada Penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya, dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta" (QS. 2:10)

[4] Orang-orang munafiq itu tidak berbobot. Pakaiannya mentereng. Omongannya besar tapi seperti tong kosong yang nyaring bunyinya mereka juga suka memamerkan kebaikan-kebaikannya  dengan riya’ dan sedikit sekali mengingat Alloh.

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apa bila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan Allah. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”.(QS.4 : 142)

Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?  (QS. 63:4)
Dari beberapa ciri diatas orang-orang munafik bisa menimbulkan bahaya di tengah masyarakat. Orang munafik adalah orang yang rentan baik di dunia maupun di akhirat. Untuk orang-orang seperti ini Alloh memberikan perhatian khusus yaitu menempatkannya di Neraka yang paling bawah

Di Indonesia ini banyak yang mengatas namakan umat Islam tapi terror bom. Orang-orang seperti ini menikam dari belakangg. Hidupnya di dunia belum tentu enak apalagi di akhirat kelak. Sungguh siksa api neraka itu sangat pedih.

Kiat menghindarkan diri dari sifat Munafik


Renungan Fajar @SSFM  Jum’at 15 April 2011 / Ustadz Rofi’ Munawar
Judul : Kiat menghindarkan diri dari sifat Munafik

Di Al-Quran alloh selain menerangkan tentang kebaikan, keimanan dan ketaqwaan, Alloh juga menerangkan tentang sifat-sifat tercela. Salah satunya adalah sifat munafik.  Sifat yang diterangkan secara detail agar kita dapat mewaspadainya dan jangan sampai kita terjebak didalamnya.

Bagaimana cara mencegahnya?
[1] Jangan terjebak dalam standar ganda
Orang munafik itu tidak tahu positioning, berstandar ganda dan selalu memakai topeng. Selalu menampakkan wajahdan kesan  kebaikan padahal hatinya busuk . Mengapa bisa sampai begitu oleh karena adanya bebagai tekanan dan kepentingan. Mereka selalu merasa telah berbuat baik padahal sesungguhnya berbuat kerusakan di muka bumi.

Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan (QS 2:11)

[2] Sebisa mungkin jangan sekali-kali berdusta
Banyak orang yang berdusta semata-mata agar tetap dianggap pintar, agar tetap popular. Padahal begitu banyak yang kehilangan, harga diri, jati diri dan wibawa karena kata-katanya tidak dapat dipegang, karena ia sering berdusta.

Nabi pernah bersabda saat ditanya tentang ciri orang munafik. Adalah Bila berbicara ia berdusta, bila berjanji ia ingkar dan bila dipercaya ia ingkar. Dan fenomena ini sudah banyak. Jangan-jangan diri kita juga begitu. Naudzubillah Min Dzalik.

[3] Jangan suka melakukan tipu daya yang mencederai orang lain
Pada waktu zaman Rasul, ada orang munafik yang begitu menampakkan wajah manis. Selalu berusaha menampakkan kesan yang baik pada Nabi. Hingga ia bersama orang munafik lainnya membangunkan sebuah Masjid Dhiar dan mengundang nabi untuk menjadi imamnya. Padahal tujuan sebenarnya adalah ketika Nabi menjadi imam, Beliau akan dicelakai. Itulah sebabnya Alloh yang Maha Mengetahui hati terdalam manusia  kemudian melarang Nabi shalat disana

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar (QS 2:9)

[4] Orang-orang munafik tidak pernah tenang saat melakukan kebaikan
Analoginya seperti ini. Daging itu kan baik tapi orang yang sakit jantung tidak serta merta dapat menikmatinya karena ia tidak sehat secara fisik. Begitu pula dengan orang munafik, lebih parah lagi. Bahkan ia berusaha menghalang-halangi orang lain untuk berbuat kebajikan. Ia sama sekali tidak merasakan nikmatnya iman. Tidak menyetujui syiar-syiar agama misalnya. Kebalikannya orang-orang yang beriman akan merasakan tentramnya beribadah tentramnya mengingat Alloh.

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[364]. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya[365] (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[366].


[364]. Maksudnya: Alah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani sebagai melayani para mukmin. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.
[365]. Riya ialah: melakukan sesuatu amal tidak untuk keridhaan Allah tetapi untuk mencari pujian atau popularitas di masyarakat.
[366]. Maksudnya: mereka sembahyang hanyalah sekali-sekali saja, yaitu bila mereka berada di hadapan orang.


Semoga Alloh melindungi kita agar jangan sampai terjebak menjadi Orang-orang Munafik


Reviewed by : @astu_MD


Modal haji yang paling utama - Niat dan keinginan yang tulus (Review film ‘Emak Ingin Naik Haji’ )

Sinopsis

Sekitar 4 hari yang lalu saya (@astu_MD) dan istri (@maya_myworld) menonton sebuah film karya anak bangsa yang berjudul “Emak ingin naik haji” film lama tapi baru sempat kita tonton. Film ini mengisahkan tentang keinginan indah dari emak (Ati Kanzer Zein), seorang penjual kue yang sangat bersahaja, untuk menunaikan ibadah haji . Emak mempunyai seorang anak tunggal laki-laki berbakti yang tinggal serumah bernama Zein (Reza Rahardian) yang berprofesi sebagai pelukis kaligrafi dan sopir pengganti  untuk menyambung hidup.

Ketika tabungan emak sudah mencapai 5 juta ternyata terjadi musibah, cucu emak terkena hernia sehingga harus dioperasi dan membutuhkan biaya sejumlah 5 juta rupiah. Zein begitu sedih melihat tabungan emak habis untuk membiayainya, lalu berjuanglah ia agar keinginan emaknya terwujud. Mulai dari usaha meminjam ke lintah darat, lebih keras menjual lukisan, ikut undian, hingga hampir saja mencuri uang majikannya. Halangan demi halangan menerpa tapi emak tetap tegar dan sekaligus menguatkan Zein. Sampai suatu ketika kemudahan itu datang tak terduga.

Film ini diangkat dari adaptasi novel berjudul sama buah karya dari Asma Nadia, penulis 40 buku yang sering mengangkat tema-tema sosial yang terjadi di masyarakat. Ada beberapa satire / sindiran tentang beberapa niat haji yang kurang benar. Seperti calon walikota yang berniat haji hanya untuk mendapatkan gelar dan popularitas saat pilwali, ada ABG yang ber umroh karena hanya ingin bareng artis, ada yang belum berniat haji karena menunggu panggilan. Soal yang ini ada dialog menarik

Anak      : “Papa naik haji, kok mama enggak?”
Mama   :“Mama nunggu panggilan”
Anak      :“Panggilan apa ma? Panggilan Tuhan?”
Mama   :“Kamu pingin Mama mati!!”

Film ini juga menangkap fenomena-fenomena yang lain seperti, pegawai PNS yang males dan suka berhutang. Pejabat yang selingkuh dengan sekretarisnya. Seorang ibu yang kekeuh untuk melahirkan secara normal sementara sekarang banyak ibu-ibu yang manja gak kuat nahan sakit yang dikit-dikit Caesar, dikit-dikit Caesar.

Moral Value

Umar bin Khattab Radhiallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya tiap orang akan mendapatkan apa yg ia niatkan. Barang siapa berhijrah krn Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya sebagai hijrah krn Allah dan Rasul-Nya dan barangsiapa berhijrah karena dunia yg ia cari atau wanita yg hendak dinikahinya maka ia akan mendapati apa yang ia tuju”

Jadi segala amal itu tergantung niatnya, kalau niatnya baik balasannya juga baik, kalau niatnya duniawi maka niat itu hanya terbatas pada yang dituju.  (#moralvalueno1)

Yang kedua, pentingnya sebuah impian. Milikilah mimpi yang besar, berdoa dan terus ikhtiar, InsyaAlloh bila niat kita baik. Alloh pasti akan memudahkan (#moralvalueno2)

Kebahagiaan kadang ditemukan dalam sebuah kesederhanaan (#moralvalueno3)

Sebelum berpisah ada kata-kata emak yang patut untuk dijadikan quotes

“ ragaku mungkin belum mampu mengarungi samudera yang luas tapi Alloh tahu kalau hatiku sudah berada disana (Mekkah) sejak lama “

Surabaya, 14 April 2011
@astu_MD
NB : Film ini sukses membuat istri saya (@maya_myworld) berlinang air mata

Minggu, 10 April 2011

[Book Review] Suara bisu by Rudi cahyono

Saya pernah mendengar ceramah bahwa salah satu hal yang menyebabkan penderitaan adalah karena mengira bahwa hidup itu selalu mulus. Tidak siap menerima bahwa yang namanya hambatan, rintangan, kerikil itu selalu ada. Ada kesetiaan yang dibalas dengan pengkhianatan, kadang takdir terjadi tanpa kita inginkan sebelumnya, ada kegilaan, ada kemiskinan, dan ada pula keputusasaan.

Kak @rudicahyo melalui suarabisu ini membidik lika-liku kehidupan anak manusia yang sebagian besar masih berkubang dalam kemiskinan dengan berbagai macam karakter, ironi, profesi dan sikapnya dalam menghadapi ‘penderitaan’. Kak @rudi cahyo seolah-olah melalui 11 cerita pendeknya menjadi M.Night Syamalan dengan kekuatan ending yang penuh kejutan. Keluar dari mainstream happily ever and after. Dan alur yang tidak mudah ditebak. Banyak pula nilai positif yang bisa saya ambil seperti keteguhan hati untuk tetap berada dalam ketaqwaan (Rapuh), Keteguhan untuk tetap menjadi ‘manusia’ (John von valeck), Hubungan baik yang tak bersekat antara pendidik dan yang dididik (Thomas), perlunya menjaga integritas walau serasa pahit (2500).

Simpel dan bergizi. Bercerita memang dapat mendidik tanpa kita merasa untuk digurui. Salut untuk kak @rudicahyo. Ditunggu karya-karya berikutnya. 


Follow @astu_MD
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...